Jakarta, 8 September 2026 — Direktorat Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan (KSPSTK), Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (Ditjen GTKPG), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), melaksanakan seleksi substansi melalui wawancara bagi calon peserta Pelatihan Teknis Non Gelar Bidang Kepemimpinan Sekolah yang merupakan kerja sama dengan Tsinghua University dan Zhejiang University, Republik Rakyat Tiongkok.
Program ini merupakan bagian dari upaya Direktorat KSPSTK dalam memperkuat kompetensi dan kapasitas kepemimpinan kepala sekolah melalui kesempatan pengembangan profesional yang berorientasi pada peningkatan kualitas kepemimpinan sekolah serta penguatan wawasan dan praktik baik pendidikan di tingkat global.
Seleksi substansi dilaksanakan terhadap 282 calon peserta yang dinyatakan memenuhi kriteria untuk mengikuti tahap wawancara, dari 497 peserta yang telah mengirimkan berkas pendaftaran. Sementara itu, secara keseluruhan tercatat 1.983 pendaftar yang mengikuti proses pendaftaran program Pelatihan Teknis Non Gelar Bidang Kepemimpinan Sekolah.
Wawancara dilaksanakan secara hybrid pada 8–9 September 2026, dengan peserta mengikuti proses wawancara secara daring. Tahap ini menjadi bagian penting dalam memastikan calon peserta yang terpilih memiliki kesiapan, kompetensi, dan motivasi yang sesuai dengan tujuan program pelatihan. Dalam proses wawancara, terdapat tiga aspek utama yang digali dari calon peserta. yaitu profil diri, substansi materi pembelajaran dan kemampuan Bahasa Inggris.
Melalui proses seleksi yang dilakukan secara objektif dan komprehensif, Direktorat KSPSTK berupaya memastikan peserta yang terpilih merupakan calon peserta yang memiliki kompetensi, motivasi, kesiapan belajar, serta komitmen untuk mengimplementasikan hasil pelatihan dalam penguatan kepemimpinan dan peningkatan mutu pendidikan di satuan pendidikan.
Kerja sama dengan Tsinghua University dan Zhejiang University diharapkan dapat memberikan pengalaman pembelajaran yang memperkaya perspektif peserta mengenai kepemimpinan sekolah, inovasi pendidikan, serta praktik-praktik baik yang dapat diadaptasi sesuai dengan konteks pendidikan di Indonesia.
Program ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Direktorat KSPSTK untuk terus memperluas akses pengembangan kompetensi bagi kepala sekolah dan memperkuat ekosistem kepemimpinan pendidikan yang adaptif, inovatif, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran serta layanan pendidikan.